Lagu ini bercerita tentang perasaan seseorang yang sedang berjuang untuk jatuh cinta lagi setelah mengalami patah hati yang menyakitkan.
Pikiran yang penuh kebingungan itu digambarkan seperti labirin, sebuah lorong berliku yang tidak punya jalan keluar yang jelas.
Baris pertama lagu ini menangkap bagaimana seseorang mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa rasa sakit itu hanya sementara, padahal kenyataannya tidak semudah itu.
Rasa takut jatuh cinta terlalu cepat menjadi inti dari lagu ini karena cinta yang datang tiba-tiba terasa seperti pesawat yang hampir jatuh, namun tiba-tiba berubah arah.
Ekspektasi orang lain agar seseorang langsung “bangkit” setelah patah hati juga disinggung, dan itu terasa seperti beban yang tidak adil.
Akhirnya, lagu ini bukan tentang menghindari cinta, melainkan tentang menyerah pada prosesnya meski penuh kecemasan.
Terjemahan Lirik Lagu Labyrinth dari Taylor Swift
[Verse 1]
“It only hurts this much right now”
“Ini hanya sakit sebanyak ini sekarang”
Was what I was thinkin’ the whole time
Itulah yang aku pikirkan sepanjang waktu
Breathe in, breathe through, breathe deep, breathe out
Tarik napas, bernapas terus, napas dalam, hembuskan
I’ll be gettin’ over you my whole life
Aku akan melupakanmu sepanjang hidupku
[Pre-Chorus]
You know how scared I am of elevators
Kamu tahu betapa takutnya aku pada lift
Never trust it if it rises fast
Jangan pernah percaya jika ia naik terlalu cepat
It can’t last
Itu tidak bisa bertahan
[Chorus]
Uh-oh, I’m fallin’ in love
Aduh, aku sedang jatuh cinta
Oh no, I’m fallin’ in love again
Oh tidak, aku jatuh cinta lagi
Oh, I’m fallin’ in love
Oh, aku jatuh cinta
I thought the plane was goin’ down
Aku pikir pesawatnya akan jatuh
How’d you turn it right around?
Bagaimana kamu membalikkan semuanya?
[Verse 2]
It only feels this raw right now
Ini hanya terasa sepedih ini sekarang
Lost in the labyrinth of my mind
Tersesat dalam labirin pikiranku
Break up, break free, break through, break down
Putus, bebas, tembus, hancur
You would break your back to make me break a smile
Kamu rela patah punggung demi membuatku tersenyum
[Pre-Chorus]
You know how much I hate
Kamu tahu betapa aku membenci
That everybody just expects me to bounce back
Bahwa semua orang hanya mengharapkanku untuk bangkit kembali
Just like that
Begitu saja
Konteks di Balik Lagu Labyrinth dari Taylor Swift
“Labyrinth” adalah lagu ke-10 dalam album Midnights yang dirilis pada 21 Oktober 2022.
Album ini lahir dari momen ketika Taylor Swift dan produser Jack Antonoff sama-sama ditinggal pasangan mereka yang sedang syuting film di Panama, sehingga keduanya menghabiskan malam-malam panjang di New York untuk merekam musik bersama.
Lagu ini diyakini banyak penggemar sebagai gambaran hubungan Taylor dengan Joe Alwyn, yang dikabarkan sempat mengalami masa-masa sulit sebelum akhirnya berpisah.
Meski Taylor tidak pernah secara resmi mengonfirmasi hal ini, narasi dalam lagu yang berbicara tentang pesawat yang hampir jatuh lalu berbalik arah dipandang sebagai gambaran hubungan yang hampir berakhir namun sempat diselamatkan.
Yang membuat lagu ini semakin istimewa adalah fakta bahwa liriknya sudah diam-diam “bocor” jauh sebelum album dirilis.
Saat menerima gelar doktor kehormatan dari NYU pada Mei 2022, Taylor menyisipkan penggalan lirik lagu ini dalam pidatonya, dan tidak ada yang menyadarinya sampai album benar-benar keluar.